Selasa, 17 April 2012

Cara Mengetahui Nomer HandPhone Pribadi

Pernahkah sobat mengalami ketika akan mengisi pulsa anda ditanya no hpnya sobat kebingungan karena lupa? Kalau saya sih sering tapi kini tidak lagi.

Caranya cukup mudah, sobat bisa dapatkan Kode Rahasia Operator Seluler untuk Mengetahui Nomor HandPhone milik sobat gratis disini, dan berikut ini adalah kode rahasia dari masing-masing operator seluler yang harus sobat ketahui agar sobat bisa mengetahui nomor HP pribadi sobat:


Cara mengetahui nomer pribadi untuk kartu INDOSAT
- *777*8# > Yes/Call

Cara mengetahui nomer pribadi untuk kartu XL
- *123*22*1*1# > Yes / Call

Cara mengetahui nomer pribadi untuk kartu TELKOMSEL ( SIMPATI / AS )
- *808# > Yes / Call

Cara mengetahui nomer pribadi untuk kartu AXIS
- *2# > Yes / Call

Cara mengetahui nomer pribadi untuk kartu THREE (3)
- *998# > Yes / Call

Cara mengetahui nomer pribadi untuk kartu FLEXI, ESIA, StarOne, SMART dan FREN
- Pasang simcard di ponsel Nokia, lalu ketik : *3001#kodepengaman# .
- Contoh : *3001#12345#
- Lalu tunggu sampai keluar Menu, pilih NAM1 kemudian geser kebawah pilih “Own number (MDN)”
- Maka akan terlihat nomer pribadi kartu sobat

Sekian tips bagaimana Cara Mengetahui Nomer HandPhone Pribadi (Simcard) Operator Seluler, semoga bermanfaat.

Selasa, 10 April 2012

Renungan Indah - W.S. Rendra



Seringkali aku berkata,
Ketika semua orang memuji milikku

Bahwa sesungguhnya ini hanyalah titipan
Bahwa mobilku hanyalah titipan-Nya
Bahwa rumahku hanyalah titipan-Nya
Bahwa hartaku hanyalah titipan-Nya
Bahwa putraku hanyalah titipan-Nya

Tetapi, mengapa aku tak pernah bertanya:
Mengapa Dia menitipkan padaku ???
Untuk apa Dia menitipkan ini padaku ???
Dan kalau bukan milikku, apa yang harus kulakukan untuk milik-Nya itu ???
Adakah aku memiliki hak atas sesuatu yang bukan milikku ?

Mengapa hatiku justru terasa berat, ketika titipan itu diminta kembali oleh-Nya ?
Ketika diminta kembali, kusebut itu sebagai musibah
Kusebut itu sebagai ujian, kusebut itu sebagai petaka
Kusebut itu sebagai panggilan apa saja untuk melukiskan kalau itu adalah derita
Ketika aku berdoa, kuminta titipan yang cocok dengan hawa nafsuku

Aku ingin lebih banyak harta,
ingin lebih banyak mobil,
lebih banyak popularitas, dan
kutolak sakit,
kutolak kemiskinan,
seolah semua "derita" adalah hukum bagiku

Seolah keadilan dan kasih-Nya harus berjalan seperti matematika:
Aku rajin beribadah, maka selayaknyalah derita menjauh dariku, dan nikmat dunia kerap menghampiriku.

Kuperlakukan Dia seolah mitra dagang, dan bukan kekasih
Kuminta Dia membalas "perlakuan baikku",
Dan menolak keputusan-Nya yang tak sesuai keinginanku

Gusti,
Padahal tiap hari kuucapkan, hidup dan matiku hanya untuk beribadah.
"Ketika langit dan bumi bersatu, bencana dan keberuntungan sama saja"....

(Puisi terakhir Rendra yang dituliskannya diatas ranjang Rumah Sakit)

DOUBLE

t is believed that each of us has a twin – a person who lives at the moment, or double the distant past.

Here are some examples of this theory:

doubles_1_(funnypagenet.com)

Mark Zuckerberg and a portrait of King Philip IV

doubles_2_(funnypagenet.com)

Paul Revere and Jack Black

doubles_3_(funnypagenet.com)

Jon Stewart and the portrait of hobo

doubles_4_(funnypagenet.com)

Keanu Reeves and actor Paul Monet

doubles_5_(funnypagenet.com)

Joaquin Phoenix and a portrait of a young man who exhibited at the Louvre

Source:http://funnypagenet.com/double/

Sabtu, 07 April 2012

Kisah Sang Polisi Yang Menilang Sri Sultan Hamengku Buwono IX Read more: http://www.uniknih.com/2012/03/kisah-sang-polisi-yang-menilang-sri.html#ixzz



Kota batik Pekalongan di pertengahan tahun 1960an menyambut fajar dengan kabut tipis , pukul setengah enam pagi polisi muda Royadin yang belum genap seminggu mendapatkan kenaikan pangkat dari agen polisi kepala menjadi brigadir polisi sudah berdiri di tepi posnya di kawasan Soko dengan gagahnya. Kudapan nasi megono khas pekalongan pagi itu menyegarkan tubuhnya yang gagah berbalut seragam polisi dengan pangkat brigadir.

Becak dan delman amat dominan masa itu , persimpangan Soko mulai riuh dengan bunyi kalung kuda yang terangguk angguk mengikuti ayunan cemeti sang kusir. Dari arah selatan dan membelok ke barat sebuah sedan hitam ber plat AB melaju dari arah yang berlawanan dengan arus becak dan delman . Brigadir Royadin memandang dari kejauhan ,sementara sedan hitam itu melaju perlahan menuju kearahnya. Dengan sigap ia menyeberang jalan ditepi posnya, ayunan tangan kedepan dengan posisi membentuk sudut Sembilan puluh derajat menghentikan laju sedan hitam itu. Sebuah sedan tahun lima puluhan yang amat jarang berlalu di jalanan pekalongan berhenti dihadapannya.
Saat mobil menepi , brigadir Royadin menghampiri sisi kanan pengemudi dan memberi hormat.

“Selamat pagi!” Brigadir Royadin memberi hormat dengan sikap sempurna . “Boleh ditunjukan rebuwes!” Ia meminta surat surat mobil berikut surat ijin mengemudi kepada lelaki di balik kaca , jaman itu surat mobil masih diistilahkan rebuwes.

Perlahan , pria berusia sekitar setengah abad menurunkan kaca samping secara penuh.

“Ada apa pak polisi ?” Tanya pria itu. Brigadir Royadin tersentak kaget , ia mengenali siapa pria itu . “Ya Allah…sinuwun!” kejutnya dalam hati . Gugup bukan main namun itu hanya berlangsung sedetik , naluri polisinya tetap menopang tubuh gagahnya dalam sikap sempurna.

“Bapak melangar verbodden , tidak boleh lewat sini, ini satu arah !” Ia memandangi pria itu yang tak lain adalah Sultan Jogja, Sri Sultan Hamengkubuwono IX. Dirinya tak habis pikir , orang sebesar sultan HB IX mengendarai sendiri mobilnya dari jogja ke pekalongan yang jauhnya cukup lumayan., entah tujuannya kemana.

Setelah melihat rebuwes , Brigadir Royadin mempersilahkan Sri Sultan untuk mengecek tanda larangan verboden di ujung jalan , namun sultan menolak.

“ Ya ..saya salah , kamu benar , saya pasti salah !” Sinuwun turun dari sedannya dan menghampiri Brigadir Royadin yang tetap menggengam rebuwes tanpa tahu harus berbuat apa.

“ Jadi…?” Sinuwun bertanya , pertanyaan yang singkat namun sulit bagi brigadir Royadin menjawabnya .

“Em..emm ..bapak saya tilang , mohon maaf!” Brigadir Royadin heran , sinuwun tak kunjung menggunakan kekuasaannya untuk paling tidak bernegosiasi dengannya, jangankan begitu , mengenalkan dirinya sebagai pejabat Negara dan Rajapun beliau tidak melakukannya.

“Baik..brigadir , kamu buatkan surat itu , nanti saya ikuti aturannya, saya harus segera ke Tegal !” Sinuwun meminta brigadir Royadin untuk segera membuatkan surat tilang. Dengan tangan bergetar ia membuatkan surat tilang, ingin rasanya tidak memberikan surat itu tapi tidak tahu kenapa ia sebagai polisi tidak boleh memandang beda pelanggar kesalahan yang terjadi di depan hidungnya. Yang paling membuatnya sedikit tenang adalah tidak sepatah katapun yang keluar dari mulut sinuwun menyebutkan bahwa dia berhak mendapatkan dispensasi. “Sungguh orang yang besar…!” begitu gumamnya.

Surat tilang berpindah tangan , rebuwes saat itu dalam genggamannya dan ia menghormat pada sinuwun sebelum sinuwun kembali memacu Sedan hitamnya menuju ke arah barat, Tegal.

Beberapa menit sinuwun melintas di depan stasiun pekalongan, brigadir royadin menyadari kebodohannya, kekakuannya dan segala macam pikiran berkecamuk. Ingin ia memacu sepeda ontelnya mengejar Sedan hitam itu tapi manalah mungkin. Nasi sudah menjadi bubur dan ketetapan hatinya untuk tetap menegakkan peraturan pada siapapun berhasil menghibur dirinya.

Saat aplusan di sore hari dan kembali ke markas , Ia menyerahkan rebuwes kepada petugas jaga untuk diproses hukum lebih lanjut.,Ialu kembali kerumah dengan sepeda abu abu tuanya.

Saat apel pagi esok harinya , suara amarah meledak di markas polisi pekalongan , nama Royadin diteriakkan berkali kali dari ruang komisaris. Beberapa polisi tergopoh gopoh menghampirinya dan memintanya menghadap komisaris polisi selaku kepala kantor.

“Royadin , apa yang kamu lakukan ..sa’enake dewe ..ora mikir ..iki sing mbok tangkep sopo heh..ngawur..ngawur!” Komisaris mengumpat dalam bahasa jawa , ditangannya rebuwes milik sinuwun pindah dari telapak kanan kekiri bolak balik.

“ Sekarang aku mau Tanya , kenapa kamu tidak lepas saja sinuwun..biarkan lewat, wong kamu tahu siapa dia , ngerti nggak kowe sopo sinuwun?” Komisaris tak menurunkan nada bicaranya.

“ Siap pak , beliau tidak bilang beliau itu siapa , beliau ngaku salah ..dan memang salah!” brigadir Royadin menjawab tegas.

“Ya tapi kan kamu mestinya ngerti siapa dia ..ojo kaku kaku , kok malah mbok tilang..ngawur ..jan ngawur….Ini bisa panjang , bisa sampai Menteri !” Derai komisaris. Saat itu kepala polisi dijabat oleh Menteri Kepolisian Negara.

Brigadir Royadin pasrah , apapun yang dia lakukan dasarnya adalah posisinya sebagai polisi , yang disumpah untuk menegakkan peraturan pada siapa saja ..memang Koppeg(keras kepala) kedengarannya.

Kepala polisi pekalongan berusaha mencari tahu dimana gerangan sinuwun , masih di Tegalkah atau tempat lain? Tujuannya cuma satu , mengembalikan rebuwes. Namun tidak seperti saat ini yang demikian mudahnya bertukar kabar , keberadaa sinuwun tak kunjung diketahui hingga beberapa hari. Pada akhirnya kepala polisi pekalongan mengutus beberapa petugas ke Jogja untuk mengembalikan rebuwes tanpa mengikut sertakan Brigadir Royadin.

Usai mendapat marah , Brigadir Royadin bertugas seperti biasa , satu minggu setelah kejadian penilangan, banyak teman temannya yang mentertawakan bahkan ada isu yang ia dengar dirinya akan dimutasi ke pinggiran kota pekalongan selatan.

Suatu sore , saat belum habis jam dinas , seorang kurir datang menghampirinya di persimpangan soko yang memintanya untuk segera kembali ke kantor. Sesampai di kantor beberapa polisi menggiringnya keruang komisaris yang saat itu tengah menggengam selembar surat.

“Royadin….minggu depan kamu diminta pindah !” lemas tubuh Royadin , ia membayangkan harus menempuh jalan menanjak dipinggir kota pekalongan setiap hari , karena mutasi ini, karena ketegasan sikapnya dipersimpangan soko .

“ Siap pak !” Royadin menjawab datar.

“Bersama keluargamu semua, dibawa!” pernyataan komisaris mengejutkan , untuk apa bawa keluarga ketepi pekalongan selatan , ini hanya merepotkan diri saja.

“Saya sanggup setiap hari pakai sepeda pak komandan, semua keluarga biar tetap di rumah sekarang !” Brigadir Royadin menawar.

“Ngawur…Kamu sanggup bersepeda pekalongan – Jogja ? pindahmu itu ke jogja bukan disini, sinuwun yang minta kamu pindah tugas kesana , pangkatmu mau dinaikkan satu tingkat.!” Cetus pak komisaris , disodorkan surat yang ada digengamannya kepada brigadir Royadin.

Surat itu berisi permintaan bertuliskan tangan yang intinya : “ Mohon dipindahkan brigadir Royadin ke Jogja , sebagai polisi yang tegas saya selaku pemimpin Jogjakarta akan menempatkannya di wilayah Jogjakarta bersama keluarganya dengan meminta kepolisian untuk menaikkan pangkatnya satu tingkat.” Ditanda tangani sri sultan hamengkubuwono IX.

Tangan brigadir Royadin bergetar , namun ia segera menemukan jawabannya. Ia tak sangup menolak permntaan orang besar seperti sultan HB IX namun dia juga harus mempertimbangkan seluruh hidupnya di kota pekalongan .Ia cinta pekalongan dan tak ingin meninggalkan kota ini .

“ Mohon bapak sampaikan ke sinuwun , saya berterima kasih, saya tidak bisa pindah dari pekalongan , ini tanah kelahiran saya , rumah saya . Sampaikan hormat saya pada beliau ,dan sampaikan permintaan maaf saya pada beliau atas kelancangan saya !” Brigadir Royadin bergetar , ia tak memahami betapa luasnya hati sinuwun Sultan HB IX , Amarah hanya diperolehnya dari sang komisaris namun penghargaan tinggi justru datang dari orang yang menjadi korban ketegasannya.

July 2010 , saat saya mendengar kepergian purnawirawan polisi Royadin kepada sang khalik dari keluarga dipekalongan , saya tak memilki waktu cukup untuk menghantar kepergiannya . Suaranya yang lirih saat mendekati akhir hayat masih saja mengiangkan cerita kebanggaannya ini pada semua sanak family yang berkumpul. Ia pergi meninggalkan kesederhanaan perilaku dan prinsip kepada keturunannya , sekaligus kepada saya selaku keponakannya. Idealismenya di kepolisian Pekalongan tetap ia jaga sampai akhir masa baktinya , pangkatnya tak banyak bergeser terbelenggu idealisme yang selalu dipegangnya erat erat yaitu ketegasan dan kejujuran .

Hormat amat sangat kepadamu Pak Royadin, Sang Polisi sejati . Dan juga kepada pahlawan bangsa Sultan Hamengkubuwono IX yang keluasan hatinya melebihi wilayah negeri ini dari sabang sampai merauke.

Depok June 25′ 2011
Aryadi Noersaid

Update terakhir tentang penulis artikel: Bp Aryadi Noersaid saat ini tinggal di Depok, Saya sempat konfirmasi via SMS kepada penulis untuk memastikan dan meminta comment atau pernyataan dari beliau.

Setelah menunggu beberapa waktu saya mendapat respon dari Bp Aryadi Noersaid. Saya copy dari comment beliau. dan terima kasih pak respon kilatnya:

Aryadi Noersaid (aryadi17@yahoo.com)

Sumber:jogjakini.wordpress.com

Sumber: http://www.uniknih.com/2012/03/kisah-sang-polisi-yang-menilang-sri.

Kamis, 05 April 2012

Sejarah Celana Jeans Dan Saku Kecilnya

Sejarah Celana Jeans dan Saku Kecilnya – Bernama Levi Straus,seorang pemuda berumur 20 tahunan berasal dariBavaria,Eropa.Dialah orang yang pertama kali yangmempopulerkan celana Jeans di Amerika sekitar tahun 1850-an.Pemuda yang sering dipanggil Levi ini berprofesi sebagai penjual pakaian di San Fancisco,Amerika.

Suatu hari di saat Amerika mengalami demam emas,para pekerjapenambang emas di sana ingin membeli kain dagangan Levi.Tapi karena kain dagangan Levi habis terjual,para penambang emas meminta Levi untuk membuatkan celana dari tenda yang biasa digunakan Levi untuk berteduh.Kemudian Levi pun memotongtenda dari kain kanvas untuk dijadikan beberapa potong celana,dan menjualnya kepada para penambang emas.Karena hasil yang memuaskan,akhirnya celana buatan Levi menjadi populer di kalangan penambang emas,dan dinobatkan menjadi celana resmi penambang emas di Amerika.

Sejarah Celana Jeans dan Saku Kecilnya Sejarah Celana Jeans dan Saku Kecilnya

Istilah those pants of Levi’s (Celana si Levi) kemudian muncul untuk menamai celana buatan Levi itu.Istilah tersebut juga lah yang menjadi merk dagang pertama celana Jeans di dunia.

Melihat peluang bisnis dari hasil potongan kain tenda tersebut,Levi menyempurnakan produk asli buatanya.Kemudian ia memesan bahan untuk membuat celana dari Genoa,yaitu kota yang memproduksi celana denim di Italia.

Di Amerika,kata Levi’s bersinonim dengan denim jeans.Kata jeans yang berhubungan dekat dengan denim itu berasal dari bahasa Perancis Genes yang berarti Genoa.

Levi selanjutnya mempromosikan celana buatanya tersebut di Amerika dengan menggunakan nama Blue Jeans.Istilah blue jeans sendiri muncul ketika Levi mencelup celana jeans buatanya dengan warna indigo.Yaitu warna yang dominan dengan warna biru dan merah.

Yang namanya peluang bisnis,tentu saja tidak akan disia-siakan.Seseorang yang bernama Jakob Davis mengajak Levi untuk bekerjasama dalam berbisnis.Di tahun 1880 kerjasama itu menelorkan pabrik celana jeans pertama di dunia,dengan produk pertama diberi nama Levi’s 501.Produk ini di desain khusus untuk para penambang emas.Dengan bertempelkan 5 saku dalam satu celana yaitu 2 di depan,2 di belakang,dan 1 saku kecil di dalam saku depan sebelah kanan.

Saku Kecil pada Celana Jeans
Masih ingat bukan awal mula celana jeans ini dibuat untuk siapa? Ya,celana jeans ini dibuat untuk para penambang emas yang saat itu dibuatkan dari tenda kanvas oleh levi.

Saku kecil yang terletak di dalam saku depan sebelah kanan tersebut,tidak hanya berfungsi sebagai fashion atau hiasansemata.Kantong kecil tersebut juga berfungsi sebagai tempat untuk menyimpan butiran emas kecil-kecil yang diperoleh para penambang emas.

Hingga sampai saat ini,Celana Jeans Levis tetap memiliki desain celana dengan saku kecil.Desain tersebut tetap diproduksi untuk mengingat sejarah keberhasilan celana jeans buatan Levi.

Kisah singkat tentang sejarah Celana Jeans dan Saku Kecilnyaini semoga bermanfaat,paling tidak dapat memberi inspirasi positif buat kamu yang membaca postingan di blog ini.Terimakasih kunjunganya kawan.

Sumber:http://krik-krik.com/hiburan/sejarah-celana-jeans-dan-saku-kecilnya.html

LEVI'S VINTAGE CLOTHING

Cara Merubah URL ID Username Facebook

Cara Merubah URL ID Username Facebook. Bagi yang belum tau silahkan melihat Cara Merubah URL ID Username Facebook dibawah ini. Facebook memang menggunakan id default (normal) untuk mengganti Username facebook kita sangatlah mudah. Trik ini digunakan untuk memodif URL ID facebook kita menjadi pengguna facebook profesional. Id atau Username kita bisa digunakan atau diberi ke orang tanpa harus memberi Email yang justru berbahaya. Untuk selengkapnya silahkan lihat di bawah ini.

Cara Merubah URL ID Username Facebook :

Contoh Id/Username http://www.facebook.com/profile.php?id=10000180644985atau biasanya spt ini http://www.facebook.com/profile.php?id=10000180644985&ref=tn_tnmn. Warna Merah adalah Id Atau Username.

Untuk merubahnya menjadi nama anda sebagai berikut: Pilih Pengaturan Akun >>Nama Pengguna >> Isikan Nama Anda >> Masukan Password >> Simpan Perubahan. Lihat Gambar di bawah :

Semoga Cara Merubah URL ID Username Facebook di atas bisa membantu anda. Terima kasih atas kunjungannya. Selamat mencoba...

Selasa, 03 April 2012

DARI MANA ASAL MUASAL LAGU IWAK PEYEK ?


Lirik Iwak Peyek
– Kini lagu Iwak peyek sekarng tengah booming tak hanya di genre dangdut saja lagu yang kembali dipopulerkan kembali oleh trio macan ini kini sering diputar berkali-kali di radio dan warung-warung kopi, kepopulerannya semakin bertambah tak kala sering dinyanyikan oleh sule dan angota OVJ.

Lagu Iwak Peyek sebenarnya sudah terlebih dipakai oleh superter inggris yang dipopulerkan oleh Cock sparrer dengan judul " Take Them All".




COCK SPARRER LYRICS

"Take 'em All"



We worked our way up from east end pubs
To gigs and back stage passes
Ex-boxing champs, West end clubs
Americans in dark glasses
Driving ten grand cars, they drink in hotel bars
They're even making money in bed
They wouldn't be no loss, they aint worth a toss
It's about time they all dropped dead.

[Chorus]
Take 'em all, take 'em all
Put 'em up against a wall and shoot 'em
Short and tall, watch 'em fall
Come on boys take 'em all

Well tough shit boys, it aint our fault
Your record didn't make it
We made you dance, you had your chance
But you didn't take it
Well, I gotta go make another deal
Sign another group for the company
I don't suppose we'll ever meet again
You'd better get back to the factory.

[Chorus]

Take 'em all, watch 'em fall [x4]

[Chorus Repeat...]


Kemudian lagu tersubut di ubah dan sering dinyanyikan oleh seporter persebaya dan arema untuk mendukung team kesebelasannya ketika bertanding dilapangan. Kemudian Kesuksesan lagu ini dimanfaatkan oleh O.M sagita,sebuah kelompok musik dangdut koplo terkenal dijawa timur untuk meraciknya menjadi lagu untuk dibawakan dipanggung mereka.



Berikut lirik lagu iwak peyek

wooo wooo wooo wooo
wooo wooo wooo wooo

wis suwe aku ngenteni kowe

rino wengi ora nyambut gawe
nang kene asik rame-rame
nek ketemu joged asolole

nang kene aku ngenteni kowe

adoh-adoh aku tekan kene
kabeh konco wis ono kene
nek gak teko disusul rame-rame

ooo ooo ooo ooo


iwak peyek (iwak peyek) iwak peyek (iwak peyek)

iwak peyek sego jagung
sampe elek (sampe elek) sampe tuek (sampe tuek)
sampe mewek gak matek-matek

iwak peyek (iwak peyek) iwak peyek (iwak peyek)

iwak peyek sego jagung
sampe elek (sampe elek) sampe tuek (sampe tuek)
sampe mewek gak matek-matek

wooo wooo wooo wooo


nang kene aku ngenteni kowe

tak rewangi ora nyambut gawe
nang kene ayo diamanku
nek wis aman joged asolole

wooo wooo wooo wooo


iwak peyek (iwak peyek) iwak peyek (iwak peyek)

iwak peyek sego jagung
sampe elek (sampe elek) sampe tuek (sampe tuek)
sampe mewek gak matek-matek

iwak peyek (iwak peyek) iwak peyek (iwak peyek)

iwak peyek sego jagung
sampe elek (sampe elek) sampe tuek (sampe tuek)
sampe mewek gak matek-matek

wooo wooo wooo wooo

wooo wooo wooo wooo

Sumber: http://artikellama.blogspot.com/2012/04/asal-muasal-lagu-iwak-peyek.html
http://youtu.be/DXFNyr1RMoA