…
Source: Obama Pacman via Business Insider / Buami
Source:http://www.retronaut.co/2012/03/steve-jobs-business-card-1979/

Sebuah kitab Injil berusia 1.500 tahun yang lalu yang menyatakan bahwa Yesus menubuatkan kedatangan Nabi Muhammad ke Bumi, telah menarik perhatian Vatikan pekan ini.
Paus Benediktus XVI dilaporkan telah diminta untuk melihat kitab tersebut, yang telah tersembunyi di Turki selama 12 tahun terakhir, menurut laporan Daily Mail.
Injil, yang dilaporkan bernilai $ 22 juta, dilaporkan berisi prediksi Yesus akan datangnya Nabi Muhammad, menteri pariwisata dan budaya Turki Ertugrul Gunay mengatakan kepada surat kabar Inggris.
“Sejalan dengan keyakinan Islam, Injil yang ditemukan ini memperlakukan Yesus sebagai manusia dan bukan Tuhan. Injil ini menolak ide dari Tritunggal Kudus dan Penyaliban dan mengungkapkan bahwa Yesus meramalkan kedatangan Nabi Muhammad,” lapor Daily mail.
“Dalam satu versi Injil tersebut, Yesus mengatakan kepada para muridnya: “Bagaimana Mesias disebut? Muhammad adalah namanya yang diberkati.”
“Dan di tempat lain, Yesus menyangkal menjadi Mesias, mengklaim bahwa ia akan menjadi Ismail, istilah yang digunakan untuk orang Arab,” tambah surat kabar itu.
Menurut laporan tersebut, umat Islam mengklaim teks, yang banyak dikatakan adalah Injil Barnabas, adalah tambahan dari kitab-kitab Injil yang sudah ada yaitu Markus, Matius, Lukas dan Yohanes.
St Barnabas secara tradisional diidentifikasi sebagai pendiri Gereja Siprus, seorang Kristen awal yang kemudian menjadi rasul.
Gunay mengatakan bahwa Vatikan telah secara resmi diminta untuk melihat injil tersebut, yang Turki temukan selama operasi anti-penyelundupan polisi pada tahun 2000.
Skeptisisme atas keaslian naskah tulisan tangan kuno ini mulai bermunculan.
Pendeta Protestan Ihsan Ozbek mengatakan versi Injil tersebut dikatakan berasal dari abad kelima atau keenam, sementara St Barnabas hidup pada abad pertama sebagai salah satu Rasul Yesus.
“Salinan di Ankara mungkin telah ditulis oleh salah satu pengikut St Barnabas,” katanya kepada surat kabar Today Zaman.
Tapi kecurigaan sebenarnya segera dapat diselesaikan dengan mudah. Usia sebenarnya dari Injil bisa segera ditentukan oleh penelitian ilmiah, profesor teologi Turki Ömer Faruk Harman mengatakan kepada Daily Mail, untuk mengklarifikasi apakah itu ditulis oleh St Barnabas sendiri atau pengikutnya.
Sumber:http://www.fimadani.com/injil-yang-menubuwatkan-kedatangan-nabi-muhammad-ditemukan-di-turki/
Saat Muhammad SAW berusia 12 tahun, Abu Thalib -- sang paman -- hendak melakukan ekspedisi niaga dari Makkah ke Syam (Suriah). Melihat sang paman akan pergi jauh, Muhammad berkata, "Paman, mengapa kau tak mengajakku? Aku tidak memiliki pelindung selain dirimu."
Abu Thalib pun tak tega meninggalkan keponakan kesayangannya seorang diri di Makkah. Ia lalu mengangkat tubuh Muhammad dan mendudukkannya di atas hewan tunggangan. Kafilah dagang dari Quraisy pun menempuh perjalanan darat menuju Syam.
Hingga akhirnya, kafilah itu tiba di sebuah tempat pertapaan di Bushra, antara Syam dan Hijaz. Di sana mereka bertemu dengan seorang rahib bernama Buhaira. Sang rahib takjub menyaksikan anak laki-laki yang bernama Muhammad itu.
Betapa tidak, awan selalu bergerak memayungi ke mana pun Muhammad kecil melangkah. Sang rahib pun segera menghampiri calon nabi dan rasul terakhir itu. Buhaira memeriksa sekujur tubuh Muhammad untuk melihat tanda-tanda kenabian yang diterangkan dalam kitab-kitab suci terdahulu.
Ia akhirnya menemukan tanda kenabian itu di punggung Muhammad, di antara kedua pundaknya, lalu ia mencium tanda itu. Menyaksikan tanda-tanda kenabian itu, sang rahib pun berpesan kepada Abu Thalib agar menjaga keponakannya itu dengan hati-hati, karena dia adalah calon rasul yang dinanti umat manusia.
Prediksi Buhaira dari Kota Bushra itu menjadi kenyataan. Ketika menginjak usia 40 tahun, Muhammad memperoleh wahyu saat menyendiri di Gua Hira. Nabi Muhammad menjadi rasul penutup bagi umat manusia yang hidup di akhir zaman.
***
Baru-baru ini, Pemerintah Turki mengumumkan penemuan Injil kuno yang berusia 1500 tahun. Yang mencengangkan, Injil kuno tersebut ternyata memprediksi kedatangan Nabi Muhammad SAW sebagai penerus risalah Isa (Yesus) di bumi.
Menurut mailonline, injil yang ditulis tangan dengan tinta emas itu menggunakan bahasa Aramik. Inilah bahasa yang dipercayai digunakan Yesus sehari-hari. Dan di dalam injil ini dijelaskan ajaran asli Yesus serta prediksi kedatangan penerus kenabian setelah Yesus.
Injil kuno berusia 1.500 tahun ini bersampu kulit hewan, ditemukan polisi Turki selama operasi anti penyeludupan di tahun 2000 lalu. Alkitab kuno ini sekarang di simpan di Museum Etnografi di Ankara, Turki.
Komunitas Kristen Suriah mengklaim kepemilikan injil kuno tersebut. Komunitas itu telah mengirim surat resmi kepada Menteri Kebudayaan Turki, Ertugrul Gunay untuk mengembalikan kitab suci tersebut kepada mereka.
Kepala Budaya Komunitas Kristen Suriah, Sabo Hanna mengatakan, Alkitab bersejarah memiliki makna material yang besar bagi umat Kristiani. "Jika Turki tidak menyerahkannya, maka ia meminta Turki membuka akses bersama dengan membangun museum di distrik Midyat, Suriah," ujarnya kepada Hurriyet Daily News, Jumat (2/3).
***
Sebenarnya, siapakah Komunitas Kristen Suriah ini? Komunitas Kristen Suriah ini adalah penganut Kristen ortodok di wilayah Arab mulai dari Libanon, Suriah, hingga perbatasan Turki. Penganut Kristen ini telah menggunakan bahasa Aramik sejak awal berdirinya gereja mereka.
Karena itu mereka meyakini injil yang dipamerkan di Turki adalah bagian dari sejarah mereka. "Banyak biara-biara pada awal Kristen di wilayah Suriah di tenggara Turki, telah dijarah oleh Turabidin. Karena itu kami minta agar Injil kuno itu dikembalikan," Kepala Budaya Komunitas Kristen Suriah, Sabo Hanna kepada Hurriyetdaily, Jumat (2/3).
Kelompok Kristen Suriah ini telah menyebar hingga ke Eropa, kurang lebih delapan perwakilan komunitas ini diseluruh eropa. Kelompok Kristen ini juga menyebar di Asia Kecil dengan kitab teks Yunani dan bahasa Aram. Meski begitu, belum dilakukan penelitian secara mendalam apakah Injil ini benar memiliki keterkaitan dengan Kristen Suriah.
Injil kuno berusia 1500 tahun menjadi perhatian, setelah dipublikasikan oleh pemerintah Turki. Kontroversi injil ini pun muncul, ketika isi dari ajaran injil ini yang meyakini Yesus sebagai Nabi. Dan memprediksi akan kedatangan Nabi Muhammad SAW, setelah Yesus.
Penemuan itu juga bahkan menarik perhatian Vatikan. Pemerintah Turki telah mengkonfirmasi permintaan Paus Benediktus sebagai pemimpin tertinggi Vatikan untuk meneliti injil ini. Diyakini injil berusia 1500 tahun ini adalah manuskrip terakhir dari ajaran Barnabas tentang Keesaan Tuhan dan Kenabian Yesus. (muslimdaily/rol)
VIVAnews - Sejumlah pemodal menilai investasi pada 2012 tidak akan semudah tahun ini. Namun, sejumlah investor berupaya keluar dari kerumunan pemodal itu dengan berani melakukan investasi pada tahun depan.
Seperti dikutip dari laman businessinsider.com, sebanyak 10 miliarder dunia memberikan saran mengenai peluang investasi di tahun penuh tantangan itu.
Bagi para miliarder ini, kondisi Eropa kemungkinan akan semakin terpuruk, sedangkan hedge fund dianggap terlalu berbahaya. Para pemodal ini juga menganggap dolar AS masih sebagai alat investasi paling aman di dunia.
Berikut ini saran-saran dari 10 miliarder dunia mengenai peluang investasi tahun depan jika mereka memiliki dana sebesar US$1 juta:
1. Eli Broad
Sosok miliarder ini terkenal ketika dia memulai bisnis perumahan dan berakhir dengan membeli dan menjual sebuah perusahaan asuransi. Hal yang paling diingat dari Eli Broad adalah mendirikan perusahaan Sun Life Insurance Co of America Inc kepada AIG senilai US$18 miliar pada 1999.
Saran Investasi:
Bagi Eli Broad, dia memilih berinvestasi pada perusahaan konsumsi multinasional berkualitas seperti Procter & Gamble Co, Coca-Cola Co, Kraft Food Inc, dan Johnson & Johnson.
Berita Menarik:
Eli berpikir dolar AS akan tetap kuat, sedangkan euro tak akan menarik pada 2012. Sementara itu, untuk hedge fund, dia memilih lembaga yang memiliki rekam jejak panjang yang baik.
2. Patrick Soon-Shiong
Soon-Shiong merupakan orang pertama yang menggelar transplantasi pankreas di sekolah kedokteran UCLA pada 1991. Selanjutnya, dia mendirikan Vivo RX Pharmaceuticals dan menjadi salah satu pencipta perawatan kanker payudara, Abraxane.
Kini dia memiliki saham di 30 perusahaan dan pemegang saham mayoritas dari LA Lakers.
Saran investasi:
Hal yang terpenting saat ini adalah tidak kehilangan uang.
Berita menarik:
Emas, baik dilihat dari sisi bubble maupun enigma (membingungkan), komoditas itu tetap merupakan sebuah kesempatan.
3. Peter Hargreaves
Hargreaves memiliki 32,2 persen saham di perusahaan ritel terbesar Inggris, Hargreaves Landsown Plc. Dia merupakan salah satu pendiri perusahaan pada 1981. Saat ini, Hargreaves memiliki 388 klien dan mengelola US$35,7 miliar.
Saran investasi:
Setengah dari dananya akan diinvestasikan dalam mata uang Norwegia, Krone. Setengahnya lagi dalam bentuk dolar Singapura.
Sementara itu, untuk investasi pendapatan tetap, Hargreaves memiliki obligasi Jerman untuk dimainkan ketika nilai tukar euro sedang bermasalah.
4. Randall J Kirk
Kirk mendirikan Third Security LLC, sebuah perusahaan bioteknologi yang menghasilkan uang besar bagi dirinya. Pada 2007, Kirk mencetak transaksi terbesarnya dengan menjual New River Pharmaceuticals senilai US$2,6 miliar. Di luar transaksi itu, dia mendapatkan US$1,2 miliar.
Kabar menarik:
Apakah Kirk akan membeli saham perusahaan TI di pasar sekunder sebelum melepas saham ke publik? "Hanya jika perusahaan itu mau berpartisipasi sebagai penilai dari beauty contest Keynsian."
5. Mikhail Prokhorov
Prokhorov dikenal sebagai pemilik klub basket, New Jersey Nets. Dia diketahui memiliki 25 persen saham OAO GMK Norilsk Nickel yang merupakan produsen nikel terbesar dunia. Saham itu senilai dengan US$5 miliar.
Saran investasi :
Tiga indikator yang mempengaruhi keputusan investasinya? Data IFO Jerman soal harapan bisnis merupakan yang terbaik untuk industri manufaktur dunia. Data AS merupakan penunjuk kepercayaan konsumen masyarakat AS. Indeks manufaktur China sangat bagus untuk melihat pertumbuhan ekonomi China dan ekspor.
Di negara berkembang, inflasi, defisit anggaran, dan indeks pertumbuhan produksi serta penjualan ritel menjadi kunci.
6. Menin Teixeira de Souza
Teixeira de Souza membangun kekayaan dengan mendirikan perusahaan properti yang khusus menyasar kalangan berpendapatan rendah di Brasil. Dia mendirikan MRV Engine Engenharia & Participacoes SA, yang merupakan perusahaan properti dengan pendapatan terbesar kelima pada 1970.
Saat ini, Teixeira de Souza masih memiliki saham perusahaan sebesar 32 persen dan tinggal di Brasil.
Saran investasi: Teixeira akan membelanjakan uang investasinya untuk membeli produk investasi obligasi pemerintah Brasil dengan peringkat investment grade.
Informasi menarik: Indikator ekonomi yang sangat berpengaruh besar dalam keputusan investasi Teixeira de Souza adalah S&P 500 dan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang asing.
7. John Paul DeJoria
Pada 1980, DeJoria menginvestasikan uangnya pada perusahaan perawatan rambut milik temannya, Paul Mitchel. Saat ini, investasi itu telah menghasilan US$1 miliar per tahun. DeJoria mengambil sedikit keuntungan dari uangnya itu untuk investasi dan mendirikan Patrol Tequila.
Saran Investasi: DeJoria akan menginvestasikan dana sebesar 25 persen dalam bentuk emas, 25 persen berupa perak, dan 25 persen saham blue chip Wall Street yang memberikan dividen, dan 25 persen sahamblue chip di Asia atau Eropa.
Informasi menarik: Salon kecantikan adalah indikator ekonomi terbaik baginya. Biasanya, konsumen akan datang setiap enam bulan sekali dan selama pelemahan (ekonomi) mereka akan mengurangi kunjungan menjadi delapan bulan sekali.
8. Donald Trump
Setiap orang pasti mengenal Donald Trump dari memulai bisnisnya di bidang real estate sampai televisi. Bahkan, dia berhasil membisniskan nama terakhirnya The Donald.
Saran bisnis: Donald memilih berinvestasi di ekuitas, obligasi korporat, dan jika investor dianggap tahu dengan apa yang dilakukannya, dia menyarankan membeli properti dari bank dan meminta pinjaman jangka panjang dengan suku bunga yang masuk akal.
Informasi menarik: Keputusan terbaik yang pernah dilakukan oleh Trump adalah membeli properti 40 Wall Street yang kini dikenal dengan sebutan The Trumph Building. Sementara itu, keputusan terburuknya adalah membeli sebuah kapal pesiar.
9. Alisher Usmanov
Usmanov dikenal sebagai biangnya oligarki di Rusia. Saat ini, dia menjalankan bisnis dengan bendera Gazprominvestholding yang merupakan pengelola investasi dari perusahaan gas berkuasa di Rusia. Usmanov memiliki saham sebesar 45 persen di Mettalloinvest yang merupakan produsen bijih besi terbesar Rusia
Saran investasi: Kapan membeli saham? "Pertama sekali saya percaya sepenuhnya pada insting, pengalaman yang saya peroleh selama beberapa tahun, dan merasakan ketika waktunya tepat untuk membeli saham. Itu yang disebut intuisi."
Mata uang? "Jika para pemimpin Eropa tidak membuat keputusan yang jelas mengenai jalan keluar dari krisis, maka makin jelas kita akan melihat kebangkrutan dari salah satu anggota Uni Eropa. Mata uang euro akan menderita paling parah."
Informasi menarik: Usmanov diketahui merupakan investor bagi situs Groupun dan Facebook. Dia juga memiliki 29 persen saham di salah satu klub Inggris Arsenal.
10. John Jamail
Jamail dikenal dengan sebutan "Raja Tuntutan". Gelar ini diperoleh setelah menjadi pengacara Penzoil kala menuntut Texaco pada 1985. Selama hidupnya, Jamail telah mengumpulkan kekayaan hingga US$13 miliar.
Saran investasi terbaik yang diperoleh: "Jangan pernah membeli saham karena dia memiliki jaringan 'toko belanjaan'. Ayah saya lebih suka uang kas yang 'menghampiri' kita."
Kabar menarik: Keputusan investasi terbaik yang dilakukan Jamail adalah mengenyam pendidikan hukum. Sementara itu, keputusan terburuknya adalah membeli saham maskapai penerbangan. Sarannya jika memiliki uang sebanyak US$1 juta, lebih baik disimpan di balik kasur. (art)
