Rabu, 25 April 2012

Hati-hati 12 Gaya Penipuan di Internet








Penipuan di Internet sekarang merajalela, jika Anda tidak mengetahuinya, kemungkian Anda akan menjadi korban. Para penipu ini bisa mengambil uang kita dengan berbagai cara atau memfitnah kita. Yang jelas sangat merugikan kita. Penipu biasanya memanfaatkan goncangan psikologis dan membuat orang mengabaikan akal sehat. Baca kelanjutannya ya…
  1. Undian Berhadiah
    • Sering sekali ada orang yang menerima email berisi Anda memenangkan undian berhadiah. Bisa dari Yahoo, Microsoft, atau yang lain. Jangan mempercayai email ini. Jika Anda penasaran sekali, kontak langsung Yahoo atau Microsoft atau siapapun yang dikabarkan dalam email tersebut akan memberi hadiah.
    • Pencegahan: Jangan percaya apalagi transfer uang terlebih dahulu sebelum Anda memastikan kebenaran undian berhadiah.
  2. Bisnis Palsu
    • Bisnis ini biasanya MLM (Anda harus merekrut member). Termasuk di dalam kategori ini adalah HYIP (High Yield Investment Program). HYIP bukan bisnis investasi tetapi permainan uang.
    • Pencegahan: Mendapatkan uang dengan mudah itu tidak ada. Selidiki siapa yang menyelenggrakan bisnis tersebut (alamat, badan hukum) jika akan bergabung dengan suatu bisnis..
  3. Phising
    • Phising adalah teknik penipuan untuk mencuri password Anda atau informasi pribadi Anda. Pelaku phising sering membuat website palsu yang mirip dengan aslinya, sehingga korban memasukkan nomor rekening dan password di website penipu.
    • Pencegahan: jangan mengklik link di email, selalu periksa URL sebelum login. Misalnya jika mau login ke yahoo mail, pastikan URL-nya mail.yahoo.com.
  4. Program Pay To
    • Anda mendapat tawaran untuk mengikuti program yang akan membayar Anda jika Anda mengklik email atau banner. Diantaranya memang mereka membayar Anda, namun sebagian besar mereka tidak membayar Anda. Ciri-ciri penyelenggara bisnis ini yang menipu adalah jika mereka menyaratkan Anda harus memperoleh poin sejumlah tertentu (misalnya 100 USD) sebelum mereka membayar Anda. Kenyataannya, poin Anda tidak pernah mencapai jumlah ini.
    • Pencegahan: Tidak mengikuti program ini, kalau Anda tertarik mengikuti, selalu memeriksa forum yang membahas program tersebut dan mencari tahu apakah membernya dibayar.
  5. Piramida Uang
    • Mirip MLM tapi tanpa produk. Anda diminta untuk mentransfer uang ke nama nomer pertama, Anda masuk ke nomor terakhir. Anda diminta menyebarkan email tersebut ke banyak orang. Bisnis seperti ini tidak berjalan dan hanya membuang waktu Anda.
    • Pencegahan: Tidak mengikuti bisnis piramida uang.
  6. Pencucian Uang
    • Anda mendapat email bahwa ada harta warisan yang perlu dicairkan. Anda diminta membantu dengan menyediakan rekening bank untuk ditransfer. Uangnya sebenarnya tidak ada, kalaupun ada dan ditransfer ke rekening Anda, uang itu adalah hasil curian dan Anda akan berurusan dengan hukum.
    • Pencegahan: Jangan pernah tergiur dengan penawaran ini.
  7. Hacking & Cracking
    • Anda tiba-tiba tidak bisa login di email, password salah terus! Padahal Anda merasa tidak pernah mengganti password. Atau E-gold atau paypal Anda tiba-tiba habis ada yang menguras. Pelakunya adalah hacker atau cracker yang mencuri password Anda dan mentransfer ke rekening mereka.
    • Pencegahan: Selalu memasang antivirus dan tidak mengakses rekening online di warnet, selalu gunakan komputer pribadi jika Anda harus mengakses rekening online.
  8. Software yang berisi virus / trojan
    • Anda mendownload software dan merasa nyaman menggunakannya. Tiba-tiba rekening Anda ada yang membobol.
    • Pencegahan: Selalu gunakan antivirus terbaru yang sudah diupdate ketika membuka Internet.
  9. Penyedia layanan email palsu
    • Anda mendapat email yang berisi iklan bahwa ada sebuah layanan email yang sangat fantastis, misalnya tanpa batasan kapasitas, anonim, bahkan Anda akan mendapat dollar jika registrasi. Itu semua bohong. Jika Anda menggunakan email tersebut, maka data-data pribadi Anda akan dicuri oleh penyedia email palsu tersebut.
    • Pencegahan: Jangan mendaftar email ke tempat yang tidak dapat dipercaya, gunakan yahoo atau gmail yang terpercaya.
  10. Email palsu (Fake Mail)
    • Anda mendapat e-mail seolah-olah dari admin yahoo, admin e-gold atau paypal. Email ini menyatakan Anda harus login untuk verifikasi data. Anda sangat terkejut dan segera membuka link yang ada dalam pesan email tersebut. Anda diminta memasukkan password Anda. Jika ini terjadi berarti Anda telah tertipu, karena mengirimkan password ke hacker / cracker.
    • Pencegahan: Jangan mengklik link dalam email, apalagi setelah Anda klik, Anda harus memasukkan password Anda. Ini halaman palsu.
  11. Email Berantai (Chain / Hoax Letter)
    • ersebut ke orang lain. Mungkin ada ancaman atau Anda ingin membantu seseorang, atau dengan meneruskan email tersebut Anda akan mendapatkan hadiah. Hampir semua email berantai adalah bohong. Hanya membuang waktu Anda.
    • Pencegahan: Jangan meneruskan email yang menyarankan Anda untuk meneruskan email kepada orang lain.
  12. Online Shop palsu
    • Anda pasti sering mendapatkan tag produk atau imel-imel scammer yang masuk ke inbox yang ditawarkan dari teman jejaring sosial facebook. Semakin hari semakin banyak akun facebook yang dibuat dengan tujuan untuk berjualan segala macam produk. Produk yang ditawarkan pun bermacam-macam, mulai dari produk kecantikan sampai gadget dengan harga miring sekali.
    • Pencegahan: Jangan mudah percaya dan tergoda, pelajari bila ingin bertransaksi,  yakinlah mereka tidak memiliki kriteria  fake online shop.


 Karena sedang marak khusus untuk kasus  fake online shop  berikut adalah kriteria atau ciri-cirinya:

    • Tidak mau COD (cash on delivery) alias bayar ditempat, hanya menerima pembayaran via transfer.
    • Tidak mau menggunakan Jasa Rekening Bersama (jasa pihak ketiga untuk pembayaran) disertai dengan berbagai macam alasan.
    • Alamat tidak jelas, biasanya di tempat-tempat jauh/pedalaman ataupun menggunakan alamat palsu atau mengaku tinggal di daerah Batam/Riau.
    • Harga barangnya miring bukan main, alias murah tidak masuk diakal, biasanya mengaku BM atau Black Market padahal Barang Mimpi.
    • Wall di account Facebook-nya di proteksi ataupun isinya hanya update status dagangannya, tidak bisa dikomentari.
    • Testimoni berupa komentar tidak ada, testimoni berupa bukti pengiriman menggunakan gambar yang diambil dari tempat lain.
    • Mutual friend-nya sedikit sekali atau tidak ada teman kita yang menjadi temannya.
    • Jika sudah transfer, maka dengan cepat account/link facebook sang pedagang akan hilang atau berganti. Selalu googling data sang pedagang, mulai dari Nama, Alamat, No Rekening, No HP untuk memeriksa track record pedagang.
    • Jika tiba-tiba ada teman Facebook yang berjualan dengan ciri-ciri diatas perlu dicurigai bahwa accountnya telah dibajak oleh orang lain yang ingin meraup keuntungan semata.

Agar informasi ini berimbang, berikut beberapa ciri online shop yang beneran:
  • mencantumkan alamat lengkap, jelas dan mudah di cari. Untuk hal ini, sebaiknya utamakan online shop yang punya offline shop.
  • harga murah yang dicantumkan masih wajar.
  • apabila ada pelanggan mau pembayaran COD, dia terima.
  • Sudah banyak testimonial dari pelanggan-pelanggannya (tapi perlu diperhaitkan juga apakah dia benar-benar pelanggan, atau account yang dibuat oleh si penipu – saya rasa ini hal yang cukup mudah, sense dan logika anda dibutuhkan!)
  • foto produk biasanya unik, yaitu bisa menyertakan foto si penjual, koran yang beredar di kota penjual, ada watermark si penjual dan angel fotonya lebih bervariatif.
Berhati-hatilah! Ada dua pedoman penting:
  1. Berhati-hati dan tidak mudah percaya.
  2. Sesuatu yang terlalu bagus untuk ada, itu berarti tidak ada.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar